Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) – Batch 4
Rp155.000
ποΈ Minggu, 22 Februari 2026
π Pukul 09.00-12.00 WIB
π Live Zoom Meeting
π¨βπ« Pelatih
apt. M. Faruqi Perdana S.Si., M.M.
(Strategic Pharma, Herbal, Cosmetic & Med Device Leader)
Deskripsi selengkapnya tentang Kelas ini ada di bagian bawah.
Deskripsi
Ulasan (0)
Deskripsi
| Kategori | Quality |
|---|
π‘ Tentang Kelas
Industri kosmetik di Indonesia terus berkembang pesat, baik dari sisi jumlah pelaku usaha maupun variasi produk yang beredar di pasar. Namun, tingginya pertumbuhan ini juga diikuti dengan meningkatnya risiko permasalahan mutu, keamanan produk, hingga ketidaksesuaian terhadap regulasi yang ditetapkan oleh BPOM.
Banyak temuan di lapangan menunjukkan bahwa kegagalan pemenuhan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) bukan disebabkan oleh niat buruk, melainkan karena kurangnya pemahaman menyeluruh terhadap prinsip CPKB, sistem mutu, dokumentasi, serta pengendalian proses produksi dan distribusi.
Oleh karena itu, pelatihan CPKB menjadi kebutuhan krusial untuk memastikan bahwa seluruh personel yang terlibatβmulai dari manajemen, produksi, hingga pengawasan mutuβmemahami dan mampu menerapkan prinsip CPKB secara konsisten, sehingga produk kosmetik yang dihasilkan aman, bermutu, dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kelas ini dilaksanakan dengan format Live Online via Zoom, dibagai menjadi beberapa segmen:
- Penyampaian materi
- Diskusi interaktif
π Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini:
β
Peningkatan kompetensi peserta dalam memahami dan menerapkan CPKB di lingkungan kerja masing-masing.
β
Peserta mampu mengidentifikasi gap penerapan CPKB di fasilitas produksi kosmetik.
β
Peserta memiliki pemahaman praktis tentang 12 aspek CPKB, termasuk dokumentasi dan pengawasan mutu.
β
Peserta mampu berkontribusi dalam persiapan audit atau inspeksi BPOM.
β
Terbentuknya mindset mutu dan kepatuhan regulasi dalam seluruh aktivitas produksi kosmetik.
β
Peserta memperoleh sertifikat pelatihan CPKB sebagai bukti kompetensi dan pemenuhan persyaratan pelatihan.
π― Poin Pembahasan:
-
Prinsip dan Regulasi CPKB (Per BPOM)
-
Sistem CPKB dan 12 Aspek Utama
-
Manajemen Mutu Kosmetik
-
Fasilitas, Peralatan, Sanitasi & Produksi
-
Pengawasan Mutu, Dokumentasi & Penyimpanan
-
Keluhan, Kontrak & Penarikan Produk
β οΈ Mengapa Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) Penting Dipelajari?
-
Industri kosmetik tumbuh cepat, risiko makin tinggi
Tanpa CPKB β rawan temuan BPOM, komplain, dan recall. -
Banyak pelanggaran terjadi karena tidak paham sistem
Bukan niat buruk, tapi salah dokumentasi, QC lemah, proses tidak terkontrol. -
BPOM menilai sistem, bukan hanya produk
Produk bagus tapi sistem gagal = tetap tidak lolos audit. -
CPKB adalah kunci keamanan & kepercayaan konsumen
Produk lebih aman, mutu konsisten, brand lebih kredibel. -
12 aspek CPKB sering dipahami terpisah-pisah
Pelatihan membantu melihat CPKB sebagai satu sistem utuh. -
Wajib bagi personel kosmetik (QA, QC, Produksi, Manajemen)
Menjadi bekal kerja dan nilai tambah profesional. -
Lebih murah mencegah daripada menangani masalah
Pelatihan CPKB = investasi, bukan biaya.
Dapatkan banyak benefit!
β
e-Sertifikat.
β
File materi.
β
Recording.
β
Live Class dan QnA bersama Profesional.
β
Doorprize.
β
Networking.
β
Ebook ‘Komunikasi Efektif: Seni Berbicara, Mendengar, dan Mempengaruhi’ ππ₯
β
Voucher Diskon 10% Online Training Latih ππ₯
π Tentang Ebook π
‘Komunikasi Efektif: Seni Berbicara, Mendengar, dan Mempengaruhi’

Komunikasi adalah dasar dari semua interaksi manusia, terutama di lingkungan kerja. Tanpa komunikasi yang efektif, kerja sama tim, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan hampir semua aspek pekerjaan akan terhambat.
- Berbicara: Kemampuan menyampaikan pesan dengan jelas, ringkas, dan mudah dipahami.
- Mendengar: Kemampuan mendengarkan secara aktif, memahami pesan orang lain, dan memberikan respons yang tepat.
- Mempengaruhi: Kemampuan meyakinkan orang lain, memotivasi, dan membangun hubungan yang baik.
Relevan di Semua Level: Baik pekerja entry-level, manajer, maupun eksekutif, semuanya membutuhkan kemampuan komunikasi yang efektif. Bahkan, semakin tinggi posisi seseorang, semakin penting pula kemampuan komunikasinya.
Komunikasi yang baik memfasilitasi pengembangan soft skill lainnya. Contohnya:
-
- Kerja sama tim: Komunikasi yang efektif mencegah miskomunikasi dan konflik dalam tim.
- Kepemimpinan: Pemimpin yang baik adalah komunikator yang baik, mampu menginspirasi dan memotivasi timnya.
- Pemecahan masalah: Komunikasi yang efektif membantu mengidentifikasi akar masalah dan menemukan solusi yang tepat.
- Negosiasi: Komunikasi yang efektif sangat penting untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Oleh karena itu, dengan menguasai “Komunikasi Efektif: Seni Berbicara, Mendengar, dan Mempengaruhi,” seorang pekerja akan memiliki landasan yang kuat untuk mengembangkan soft skill lainnya dan meningkatkan performanya secara keseluruhan. Ini adalah soft skill yang paling mendasar dan krusial yang dibutuhkan oleh setiap pekerja, di semua tingkatan dan di semua bidang.
Β 

Ulasan (0)
Tinggalkan Balasan



Ulasan
Belum ada ulasan.