Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) – Batch 1
Rp155.000
ποΈ Minggu, 11 Januari 2026
π Pukul 09.00-12.00 WIB
π Live Zoom Meeting
π¨βπ« Pelatih
apt. M. Faruqi Perdana S.Si., M.M.
(Strategic Pharma, Herbal & Med Device Leader)
Deskripsi selengkapnya tentang Kelas ini ada di bagian bawah.
Deskripsi
Ulasan (0)
Deskripsi
| Kategori | Quality |
|---|
π‘ Tentang Kelas
Industri alat kesehatan mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, inovasi teknologi, serta tuntutan mutu dari masyarakat dan regulator. Namun, pertumbuhan ini juga diikuti risiko meningkatnya produk yang tidak memenuhi standar keamanan, mutu, dan manfaat. Untuk memastikan setiap alat kesehatan yang diproduksi aman dan konsisten kualitasnya, pemerintah menetapkan Cara Produksi Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) sebagai pedoman wajib bagi seluruh produsen.
Pelatihan CPAKB diselenggarakan untuk menjawab tantangan-tantangan nyata di industri, antara lain:
- Kurangnya pemahaman internal perusahaan terhadap standar mutu dan regulasi.
- Peningkatan tuntutan regulasi nasional maupun internasional.
- Tingginya risiko produk cacat atau tidak sesuai standar.
- Perlunya peningkatan daya saing industri alat kesehatan nasional.
- Kesiapan perusahaan menghadapi audit dan sertifikasi CPAKB.
Kelas ini dilaksanakan dengan format Live Online via Zoom, dibagai menjadi beberapa segmen:
- Penyampaian materi
- Excercise/Workshop
- Diskusi interaktif
π Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini:
β
Memahami regulasi dan klasifikasi Alat Kesehatan.
β
Mengerti struktur dokumen dan Sistem Manajemen Mutu.
β
Memahami peran manajemen dan pengelolaan sumber daya.
β
Mengimplementasikan realisasi produk mulai dari desain hingga produksi.
β
Melakukan pengukuran, analisis, dan perbaikan berkelanjutan (CAPA).
π― Poin Pembahasan:
-
Dasar CPAKB & Regulasi Alat Kesehatan
-
Sistem Manajemen Mutu CPAKB
-
Tanggung Jawab & Komitmen Manajemen
-
Pengelolaan Sumber Daya
-
Realisasi Produk Alat Kesehatan
-
Pengukuran, Analisis, dan Perbaikan
β οΈ Mengapa Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) Penting Dipelajari?
1. Industri Alat Kesehatan Sedang Tumbuh Cepat
Permintaan alat kesehatan meningkat setiap tahun β terutama pasca-pandemi. Perusahaan membutuhkan SDM yang paham standar produksi. Siapa pun yang menguasai CPAKB langsung punya nilai lebih, baik ketika melamar pekerjaan maupun saat bekerja.
2. CPAKB adalah βBahasa Standarβ di Industri Alkes
Seperti ISO untuk manufaktur, CPAKB adalah standar wajib produsen alat kesehatan.
Mahasiswa yang memahaminya lebih siap masuk industri, dan karyawan yang menguasainya lebih cepat naik peran karena kompetensinya dibutuhkan untuk audit, sertifikasi, dan kontrol mutu.
3. Risiko Produk Alkes Sangat Tinggi
Alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dapat menyebabkan cedera, kegagalan diagnosis, bahkan membahayakan nyawa.
Memahami CPAKB berarti memahami bagaimana memastikan sebuah produk aman digunakan manusia, bukan sekadar produk biasa.
4. Perusahaan Wajib Patuh Regulasi
CPAKB bukan pilihanβini kewajiban. Perusahaan yang tidak patuh bisa kena sanksi, produk ditarik dari peredaran, kehilangan izin produksi.
Karena itu, karyawan yang memahami CPAKB jadi kunci kepatuhan perusahaan.
5. Kompetensi yang Jarang Tetapi Dicari
Tidak banyak lulusan atau karyawan yang benar-benar memahami CPAKB.
Artinya:
β¨ kompetensi ini langka, bernilai, dan membuka peluang karier besar
Baik di QA, QC, produksi, regulatory affairs, hingga R&D.
6. Relevan untuk Semua Jurusan Teknik, Sains, dan Manufaktur
CPAKB tidak hanya untuk bidang kesehatan. Banyak aspek yang cocok untuk:
-
Teknik industri β proses, lean, validasi
-
Kimia β bahan & pengujian
-
Biologi β kontaminasi & mikrobiologi
-
Teknik mesin β instalasi & kalibrasi
-
Manajemen β sistem mutu & dokumentasi
Mahasiswa jadi lebih kontekstual, karyawan jadi lebih profesional.
7. Bekal Menghadapi Audit dan Dunia Kerja yang Sesungguhnya
Mahasiswa dapat memahami praktik nyata industri (bukan teori kampus).
Karyawan dapat mengurangi kesalahan kerja, memahami alur dokumen, dan siap menghadapi audit internal maupun eksternal.
Dapatkan banyak benefit!
β
e-Sertifikat.
β
File materi.
β
Recording.
β
Live Class dan QnA bersama Profesional.
β
Doorprize.
β
Networking.
β
Ebook ‘Komunikasi Efektif: Seni Berbicara, Mendengar, dan Mempengaruhi’ ππ₯
β
Voucher Diskon 10% Online Training Latih ππ₯
π Tentang Ebook π
‘Komunikasi Efektif: Seni Berbicara, Mendengar, dan Mempengaruhi’

Komunikasi adalah dasar dari semua interaksi manusia, terutama di lingkungan kerja. Tanpa komunikasi yang efektif, kerja sama tim, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan hampir semua aspek pekerjaan akan terhambat.
- Berbicara: Kemampuan menyampaikan pesan dengan jelas, ringkas, dan mudah dipahami.
- Mendengar: Kemampuan mendengarkan secara aktif, memahami pesan orang lain, dan memberikan respons yang tepat.
- Mempengaruhi: Kemampuan meyakinkan orang lain, memotivasi, dan membangun hubungan yang baik.
Relevan di Semua Level: Baik pekerja entry-level, manajer, maupun eksekutif, semuanya membutuhkan kemampuan komunikasi yang efektif. Bahkan, semakin tinggi posisi seseorang, semakin penting pula kemampuan komunikasinya.
Komunikasi yang baik memfasilitasi pengembangan soft skill lainnya. Contohnya:
-
- Kerja sama tim: Komunikasi yang efektif mencegah miskomunikasi dan konflik dalam tim.
- Kepemimpinan: Pemimpin yang baik adalah komunikator yang baik, mampu menginspirasi dan memotivasi timnya.
- Pemecahan masalah: Komunikasi yang efektif membantu mengidentifikasi akar masalah dan menemukan solusi yang tepat.
- Negosiasi: Komunikasi yang efektif sangat penting untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Oleh karena itu, dengan menguasai “Komunikasi Efektif: Seni Berbicara, Mendengar, dan Mempengaruhi,” seorang pekerja akan memiliki landasan yang kuat untuk mengembangkan soft skill lainnya dan meningkatkan performanya secara keseluruhan. Ini adalah soft skill yang paling mendasar dan krusial yang dibutuhkan oleh setiap pekerja, di semua tingkatan dan di semua bidang.
Β 

Ulasan (0)
Tinggalkan Balasan

Ulasan
Belum ada ulasan.